Oleh : Abu Amrullah
MEMBUAT KEBODOHAN AGAR IA DI ANGGAP
MANUSIA PALING CERDAS
Kondisi kehiduan para jamaser semakin hari makin terperosok ke jurang jahiliyah’’ aqidah maupun ilmiah ‘’ kisah nyata di kehidupan donator jamaser ;
Ada keluarga besar tinggal di daerah ciseeng ‘’ tidak begitu jauh dari arah pasar parung kab. Bogor’’ , dari keluarga tersebut hari ini setelah anak – anaknya berumah tangga menjadi tujuh kepala keluarga , dan masih dalam satu lingkungan , Keluarga besar tersebut anggota jamas di bawah kordinator banten .
sudah satu bulan ini tiap pekan , kami melakukan silaturahim ke keluarga besar tersebut . kami sengaja di undang , karna ada suatu hal yang ingin di bicarakan , terkait kondisi pemahaman tentang bagai mana cara ibadah yang sesuai dengan ajaran yang di contohkan oleh rosulullah s.a.w.
keluhan keluarga tersebut sekarang yang silah ke rumah ‘’ kordinator ’’ sama hal nya seperti tukang tagih kredit barang ‘’, tidak jauh dari urusan nanyain setoran jamas , sementara kami butuh pencerahan agar ibadah kami , benar dan baik sesuai dengan ajaran dan tuntunan Al – qur’an dan yang di contohkan rosulullah sehingga keluarga kami bisa berada di jalan yang Allah ridhoi , [ ini ungkapan yang di utarakan kepada kami ]
dari tahun 1987 ayah dan ibunya sudah mengikuti pengajian untuk membangun YPI dan termasuk anak – anaknya setelah dewasa oleh orang tuanya di ikut sertakan ‘’pembinanya pada saat itu ABI RASYID dari ciputat orang ciseeng memanggilnya PAK ITEM
tapi hari ini yang kami dapati dalam pertemuan jamas , semakin jauh dari ilmu yang kita harapkan , dulu kami setelah ikut pengajian merasa tenang dan gembira karna di berikan materi dari al-qur’an dan hadist , tapi ko hari ini tidak ada lagi suasana seperti dahulu ‘’ ungkapan ‘’ kake ‘ [yang sudah punya cucu lima belas ini ] usia saya sudah 73 tahun , saya takut tersesat dengan kondisi yang ada sekarang , sepertinya sudah tidak sesuai dengan cita -cita awal kita dulu di bina [ menyambung ungkapan perasaannya ]
dan sebagai perbandingan ketika kita tanyakan ke anaknya rukun islam ada berapa ? ternyata anaknya yang kelima , dan sekarang iapun sudah menjadi kepala keluarga , tidak ingat lagi , tentang rukun islam , tapi kalau urusan jamas dalam satu bulan ia membayar RP 350.000.
ini yang membuat keprihatinan keluraga besar tersebut , karna ia ingat kalau ia wapat sebagai orang tua , adakah pertanyaan malaikat tentang bayar jamas ?
sementara rukun islam saja di antara anaknya sudah lupa , kata ibu dari keluarga besar tersebut .
padahal anaknya sekarang sudah menjadi bapak dari cucu -cucunya ……..
kisah ini pakta di teritori , dan masih banyak persoalan lainnya yang sekarang sedang kita benahi dalam kehidupan para penyembah aspg agar kawan – kawan tidak di jadikan orang – orang yang bodoh dari sisi aqidah maupun ilmiah .
sehingga seakan – akan singanu sebagai kartel jahe satu – satunya orang yang super hebat……
dalam kesempatan berikutnya kita akan ungkap kondisi kawan – kawan jamaser yang mulai mencari – cari jawaban siapakah sebenarnya aspg
Sumber : Klik di sini
No comments:
Post a Comment