Tuesday, April 18, 2017

DUL KEMIT THE SERIES15

DUL KEMIT THE SERIES15.
Jahe Merah 3
Oleh : Arif Yosodipuro

Angin rumor kehadiran janda terus berhembus menyeruak se antero pesantren. Kang Ujang tak bisa membendung penasarannya. Dengan bersila di lantai dan antusias, ia mendengarkan lanjutan cerita kang Encep.

Bagai detektif Konan, kang Encep terus berburu berita seputar kedekatan kyai Dul Kemit. Walhasil diperolehlah informasi bahwa ada sikap kyai Dul Kemit yang beda dari biasanya. Ketika mendapat kabar bahwa sang janda akan laporan, kyai Dul Kemit berdandan rapi. Kalau badannya sedang berkeringat dan tampak lusuh, ia segera mandi dan ganti baju untuk menyambut kehadirannya.

Pernah suatu ketika kyai Dul Kemit tersipu malu. Entah kangen atau apa ia minta orang kepercayaanya memanggil sang janda. Begitu sampai, sang janda bertanya, "Kyai memanggil saya?" "Ah enggak. Itu mah bisa-bisanya Nana aja," kata kyai berpura-pura mengelak. Tak terima dengan ucapan kyai, Nana langsung menyahut, "Saya kan hanya menjalankan perintah kyai." "Dasar Nana polos banget. Gak bisa diajak kompromi. Ana kan malu," gerutu kyai Dul Kemit dalam hati.

"Wah ini baru benar-benar jahe merah," ujar kang Encep serius. "Apa itu kang?" sahut kang Ujang spontan. "Iya, JAHE MERAH - JANDA HERANG MEMBUAT GAIRAH," kata kang Encep menjelaskan sambil senyum. "Ha ha ha ha ... Bisaan kan Encep..." sambut kang Ujang sambil memegangi perutnya.

Terus gimana lanjutannya? Tunggu the series berikutnya.

No comments:

Post a Comment