Oleh : Abu Amrullah
KISAH PARA SAHABAT SETELAH LEPAS DARI PENJAJAHAN JAMAS
Mulai dari kawan yang tinggal di daerah sekitar leuiliang kab .bogor ; setelah ia mendengar penjelasan dari team mudaris yang silah ke teritori dan menjelaskan bahwa program JAMAS sudah tidak sesuai dengan apa yang di rencanakan, ia dan keluarganya langsung ambil sikap berhenti setor dan sekarang ia merasa nyaman karna tidak lagi merasa di intimidasi oleh kordesnya karna biasanya kalau di tagih beberapa kali tidak setor , maka di anggap kaslan , dan ia cukup gembira di bilang kaslan , karna bisa bebas dari kordesnya katanya sambil tertawa ....... .
Di sekitar parung ; kawan – kawan sudah semakin banyak yang tersadarkan dari penipuan yang mengatas namakan program JAMAS dan bahkan hari ini ada yang mengalihkan iuran jamas yang biasanya setiap bulan mencapai ratusan ribu rupiah ia setorkan , sekarang ia gunakan untuk menambah modal merintis usaha , dari sisi berpikirpun ia lebih merasa nyaman untuk melakukan kegiatan sehari – hari , karna ia bisa menggunakan uangnya untuk nambah modal usaha di pinggir jalan raya KAHURIPAN JAMPANG dan ia tidak lagi di intimidasi oleh bahasa – bahasa para penagih JAMAS .
Di sawangan depok ; ada sahabat biasanya setiap bulan tidak kurang dari RP 600.000 / bulan , bahkan bisa lebih jika di tambah dengan dana pungutan SP [ sumbangan Pendidikan di luar jamas ‘] semenjak berkesempatan silaturahim dengan para mudaris ‘’ alhamduliilah katanya ‘’ hari ini saya lebih plong dalam melakukan kegiatan sehari – hari karna tidak di jadikan perahan lagi oleh para penjilat aspg , demikian ucapnya .
Di parung bingung dekat kampung 99 , ada sahabat yang sangat bersyukur , karna ia mendapatkan jawaban yang sekian lama ia cari dan setelah bertemu dengan kawan – kawan mudaris ia mendapatkan jawaban , yang selama ini oleh para kordinator tidak pernah di jelaskan mengenai berbagai macam persoalan yang ia pikirkan , khususnya tentang dunia Pendidikan di ma’had , karna ia seorang pendidik yang memahami apa itu Pendidikan , di tambah lagi dengan masalah JAMAS yang menurutnya tidak logis , tapi setelah bertemu dengan para mudaris yang silah ke teritori , beliau begitu senang , karna mendapatkan penjelasan yang ilmiah dan bisa di pertanggung jawabkan . dan setelah itu ia setop semua iuran yang berkaitan dengan program jamas , pernah beberapa kali ia di datangi kordesnya untuk bayar JAMAS lagi , tapi satupun tidak ada yang bisa menjawab semua pertanyaan yang di ajukan tentang mana pertanggung jawaban program selama ini ? tanya beliua kepada kordesnya . dan setelah itu kordesnya tidak berani lagi mendatanginya .
Di pamulang dekat perempatan gaplek , ada kawan yang propesinya montir walau sembunyi – sembunyi dari sepengetahuan istrinya yang melarang ia ikut program JAMAS , tapi karna ia di desak oleh ketua kelompoknya agar ikut JAMAS akhirnya ia ikut juga dan biasanya setelah ia mentransper setoran JAMAS ia selipkan bukti transper tersebut di dompetnya agar istrinya tidak mngetahuinya , pada satu kesempatan ia ikut silaturahim dengan para mudaris , barulah ia tahu kalau pohon jahe di ma’had sudah tidak ada lagi dan setelah itu ia tidak mau lagi tansper JAMAS ,dan istrinya sangat senang sekali dengan inpormasi yang di sampaikan oleh para mudaris . karna uang belanja untuk kebutuhan dapurnya bertambah kata istrinya ‘’ ketika ia bercerita kepada kami ‘’ .
Untuk ciputat , kampung sawah lama maupun Kampung sawah baru , pondok aren , ciledug dan tangerang alhamdulillah semakin bertambah kawan – kawan yang terbebas dari ‘’ SIHRUMMUBIN’’ [ SIHIR PEMBODOHAN DI ABAD MODERN ] yang mengatasnamakan proyek – proyek peradaban . Insa Allah , kami terus menjalin silaturahim dengan kawan – kawan jamaser yang masih terbelenggu dengan propaganda yang sudah semakin terlihat kebohongannya dan tidak bisa lagi di tutup – tutupi lagi , agar kawan -kawan terbebas dari pembodohan yang semakin nyata ini.
Dan kami yakin semakin hari semakin Allah tunjukan kepada kita semua kelicikan yang di lakukan oleh seorang dul kemit di sana .
Sumber : Klik di sini
No comments:
Post a Comment