Tuesday, April 11, 2017

DUL KEMIT THE SERIES 4

Kabayan Rayahan 2 
Oleh : Arif Yosodipuro

Namanya juga kabayan yang sedang rayahan, gak ada puasnya. 

Kyai Dul Kemit belum cukup puas mendapatkan keuntungan atau komisi jual beras ke yayasan. 
Manuver berikutnya adalah melirik kantin umum. 
Menurut analisis dan observasinya, pos ini bisa menambah pundi-pundi dolar berikutnya. Untuk bisa masuk, dikeluarkanlah sebuah kebijakan yang disampaikan dalam pasewakan agung bahwa makanan yang dijual di kantin umum pesantren harus heginis, tidak mengandung msg. 
Dengan alasan supaya jelas dan dapat dipantau maka produk yang dijual harus dimasak di dalam pesantren. 
Seluruh supplier sebelumnya kelabakan, tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut. 
Semuanya distop. 
Dengan dalih itu, hanya istri kyai yang bisa jualan produknya dimasak di dalam pesantren karena tinggal nyuruh dan pesan di dapur umum.
Walhasil hanya istri kyailah satu-satunya supplier yang memasok kantin umum. 
Pada awal waktu, makanan benar tidak mengandung msg. 
Namun seiring berjalannya waktu, bukan hanya makanan yang dimasak di pesantren saja yang dijual, tapi jajan pasar pun turut dipajang meramaikan bursa kuliner. 
Setiap petugas ditanya, "Milik siapa kue pasar ini?” 
Dengan cepat petugas menjawab, "Milik bu nyai." 
Terus..... apalagi....? Nantikan Rayahan 3....

No comments:

Post a Comment