TESTIMONI PRIBADI11
Guru Lama Dihadang dan Ditendang, Guru Baru Datang
Oleh : Arif Yosodipuro
Setelah kejadian dua kali saya dihadang, tidak boleh masuk, 30-31 Desember 2016, pengusiran Bu Prapti dan teman-teman lainnya, 1 dan 4 Januari 2016, Syaykh melakukan manuver. Guru merah diganti.
Pada Jum’at 06 Januari 2017 saatnya kembali ke kamppus usai cuti semester, guru-guru yang masuk dalam daftar guru merah tidak boleh masuk ma’had. Rantai panjang membentang mengait pada tiang. Ratusan orang dari keamanan ma’had dan orang yang tak dikenal berdiri berbaris mengahadang bagaikan benteng tinggi menjulang yang sulit diterjang.
Mata memandang dengan tatapan menantang, Wajah-wajah sangar tak bersahabat menjalankan instruksi bagai pasukan perang. Jangankan masuk, buang air di kamar kecil saja tak diizinkan oleh hulubalang. Sampai-sampai jum’atan pun harus di jalan di bawah terik yang garang mengarang.
Untuk mengganti guru merah, langkah yang ditempuh, pertama, syaykh memanggil khusus perwakilan alumni seangkatan dengan putrinya, Shofia Al Widad. Angkatan PERSADA. Mereka yang datang adalah Muhammad Ikhsan Husnul Muttaqin. Dwi Ari Sandi, Fuad Hilmi, dan Nu’man. (Detailnya akan disajikan pada episode MENGUNDANG ALUMNI UNTUK MENGABDI)
Langkah berikutnya, syaykh menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk merekrut guru baru. Melalui koordinator donatur, mereka diminta untuk mengirim calon guru. Tak hanya itu, perekrutan guru baru ini pun diumumkan melalui media sosial facebook oleh ketua yayasan, Saudara Imam Prawoto.
Namun, sekarang entah dihapus atau diunfriend, saya tidak lagi bisa mengakses pengumuman tersebut. Kalau tidak salah ingat, pengumuman itu diupload di akun yang foto sampulnya Saudara Imam Prawoto mengenakan baju/ jaket sebuah partai warna hijau, waktu nyaleg utusan PPP.
Dalam kurun waktu 01- 08 Januari 2017 sampai menjelang kedatangan santri, Calon guru baru berdatangan dari berbagai daerah; Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta. Kemudian secara bergerilya dan senyap proses pengecekan calon guru berlangsung.
Lantas bagaimana perlakuan kepada guru lama….?
bersambung….
bersambung….
Sumber : Klik di sini

No comments:
Post a Comment