Durian Ma'had atau Durian Thailand ? Haha...
Oleh : Syamsul Arifin
Pimpinan ma'had dari dulu "senang mengklaim hasil orang lain sebagai hasil usahanya",.
Di awal2 kami membantu mengabdi di ma'had, suatu saat pimpinan dtg ke kamar kami di gedung Al-Fajar membawa 2 buah durian besar, kami ber4 ; al-marhum Prof. Rahman Partosentoni, pak Ahmd Dardiri, Sudirman dan saya sendiri.
Durian itu tampilan dan rasanya sempurna, kami semua memuji.
Apa kata pimpinan? "ini hasil pertanian kita", kami terkagum..
Ketika Sudirman berkomentar; kok ada lebel Thailannya ?
Jawab pimpinan; "ah.. Itu cuma taktik dagang" ..
Ternyata bebera tahun setelah itu ma'had baru beli ribuan bibit durian dari Sumatra dg harga per batangnya Rp 75.000,- dan setelah ditanam akhirnya MATI SEMUA .. !!!
Jadi dimana "durian yg membuat kami ketagihan itu" ??? Haha..
Sumber : Klik di sini


No comments:
Post a Comment