Thursday, April 13, 2017

Undercover 10

Oleh : Djarot Wahyusantoso

Surat dari ananda kita : 

Assalamu'alaikum..
Alhamdulillaah dahulu org tua saya yg menyelamatkan saya, dan skg saya yg masih diberikan umur oleh Allah utk menyelamatkan mereka dari menghambakan manusia ..

Maaf sebelumnya mau curhat...
Saya pribadi mau ucapin byk2 terimakasih utk abi/umi yg telah memaparkan sejarah dan kejanggalan2 yg selama ini ditutup rapat. 

Awalnya saya sgt khawatir krn org tua saya termasuk org yg " dia minded" saya takut saat saya cerita kebrobrokan disana org tua saya tdk terima. Namun, alhamdulillah hidayah Allah diberikan kpd ortu saya.. ketika saya tanya sejarah mereka tdk ada yg tau sama sekali. 

Setelah saya cerita ttg sejarah dan kejadian2 disana ortu saya tdk mengelak dan tdk menyangkal sedikitpun, rasa kecewa pasti ada krn selama ini org tua sgt mengharapkan mahad yg dpt meneruskan perjuangan.

Ortu saya termasuk umat sejak tahun 94 dan alhamdulillaah sampai saat ini masih meyakini dgn perjuangan ini, tmn2 seperjuangannya dahulu entah kemana skg tdk ada kabarnya lagi.. mereka yg sudah habis2an menjual harta benda yg mreka miliki namun tdk bisa menyekolahkan anak2 mreka di mahad..

Minta doanya spy bapak sy bisa bertemu dgn sahabat2 seperjuangannya dahulu krn hati mereka sgt meyakini perjuangan ini namun sdh tdk kuat dgn infak yg memberatkan..
Sekali lagi terima kasih banyak utk abi/umi, salam dari orangtua saya dan selalu mendoakan utk kemenangan perjuangan ini.. 

Semoga di akhirat kelak kita dapat dikumpulkan kembali bersama org2 sholeh aamiin..

Sumber : Klik di sini

Undercover 9

Oleh : Ahmad Fahmi

Curhat Presiden OPMAZ....Boby Ibnu Rizal

Ada bi Endaryono ada juga yang bilang ini dongeng, entah tidak kuat dan tidak siap menerima kenyataan pahit atau bagaimana boby juga enggak tahu persis bi, tapi klo boleh Boby katakan, memang sulit menerima kenyataan seperti ini bi, berat bi, berat sekali bi kalau harus cerita detailnya, seperti yg Boby pernah rasakan, setelah perceraian ayah dari umi tahun 2007, ayah 2 tahun menghilang, Boby sempat khawatir kabar ayah seperti apa dan bagaimana kondisinya, ayah diberhentikan tanpa diberikan kesempatan membela diri,

tahun 2007, 9 April tepat waktu pelantikan dan serah terima jabatan OPAZ, ayah dipanggil kemahad, ternyata penggilan itu adalah pemberhentian tugas ayah sebagai koordinator, 

yang Boby tahu ayah adalah org yg punya dedikasi tinggi, berangkat kerja subuh pulang subuh, waktu untuk keluarga jarang sekali, tapi org sehebat, sekuat, secerdas dan seloyal ayah dinilai "Kaslan", 

Boby sempat tidak habis pikir harus menerima penilaian seperti itu, apa yg Boby dapat dimahad dari kelas BA1, menjadi President pelajar, katua PPUK, dan kuliah di UAZ mandiri dengan biaya dibantu pendaftaran oleh Ust. Ahmad Fahmi dan k' Akmal Aja, kedua orang terhormat ini adalah pahlawan bagi saya, saya belajar membiayai kuliah dari hasil kerjasama pertanian dengan ustad Fahmi, dana dr teman2 yg mau investasi dan keuntungan dibagi, Boby hanya ambil untung untuk bayar kuliah, jualan nasi Padang untuk bayar kuliah dan beri sedikit lebih uang untuk umi dan adik2 dirumah, 

semua Boby lakukan adalah bukan untuk kebanggaan Boby, bukan untuk Boby, tapi hanya untuk memberikan hadiah untuk ayah bahwa perjuangan ayah selama ini dalam mendidik Boby tidak sia2, perjuangan ayah membela Islam dengan organisasi ini tidak sia2, ada hasilnya, 

Boby yg bs berdiri saat ini, menerima kenyataan pahit ini semua org tidak ada yg senang bi, tidak ada yg suka, karena semua org hanya mau yg baik2 saja, begitu juga dengan Boby, siapa yg menginginkan kejelekan melekat pada almamater kita, itu sebagian cerita dari ketidaksiapan kita tentang kabar ini, tapi ini hanya cerita dari perjuangan ayah Boby bi, masih banyak lagi cerita perjuangan dari mujahid2 lainnya, 

alhamdullilah saat ini keluarga kita bisa kembali bersatu lagi setelah 9 tahun terpisah menerima kenyataan pahit, pelajaran untuk pimpinan, hargailah keringat seseorang, karena tidur dijalanan meninggalkan anak istri itu bukan suatu perjuangan yg biasa, setetes keringat nya ada di tembok2 megah yg bapak singgahi saat ini, 

saya anak bapak pimpinan juga, dan saya mengambil hikmah dari perjalanan perjuangan orangtua2 saya, siapa yg tidak sakit dan perih ketika keringat dan perjuangan ternyata dikhianati oleh org yg kita percaya selama ini, apa yang sudah kita perjuangkan bersama ternyata ada cacat, tapi sebagai manusia kita harus bs legowo dan memaafkan, jika ingin ada jalan islah dan berlapang dada menerima kekurangan, hanya yg berjiwa kesatria yg berani mengakui kesalahannya, semoga saja jalan islah masih bisa ditempuh,

Kesaksian dari anak seorang pejuang yg "dibuang", Abi Saefullah eksponen mungkin masih ingat dengan Abi Fattah dari Jawa timur, dan Abi saya adalah bukan tipe pendendam, beliau menjalani semua ini sebagai bentuk ibadah dan instruksi pimpinan, how sad i am knew how big heart my dad was, saya sampe netes air mata cerita ini, semoga beliau semua yg telah tiada dalam perjuangan kita, diberikan tempat surga tertinggi, karena saya sadar betul niat hati para mujahid ini, 

rabbana ma kholaqta hadza bathila, subhanaka waqinaa 'adzabannar

Sumber : Klik di sini

Undercover 8

Alumni Bersatu
Oleh : Boby Ibnu Rizal

Alumni tidak terlibat dan melibatkan diri, hanya merespon dan bertanya-tanya, landasan apa yang membenarkan 116 guru diberhentikan mengajar tanpa keterangan dan penjelasan yang jelas?

Jika ada keterangan yang membuktikan kesalahan yang sangat fatal dan terbukti, bisa dijelaskan kepada alumni, mungkin kita akan bs memahami, tapi sampai detik ini kesalahannya apa, pun masih belum bisa dijelaskan dan dibuktikan, kalau nyeruwat, nyeruwat yang seperti apa dan bagaimana?
Jika alumni merespon dan bertanya apakah salah?
Jika kita terkejut dengan keputusan sepihak apakah salah?
Jika kita pernah merasa dekat dengan pamong didik yg dulu 6 tahun bersama mengajar dan mendidik, kemudian berkunjung silaturahmi apakah juga salah?

Pertanyaannya lagi, ketika terjadi masalah dengan guru, kenapa hanya angkatan 2 saja yang diundang diberikan penjelasan tentang masalah ini, disampaikan ada praktek korupsi, korupsi yg seperti apa dibilang korupsi?sebegitu rahasiakah permasalahan ini?
Inisiatif pengumpulan dana iuran di asrama alfajr untuk perbaikan inventaris asrama?Yang nilainya 15jt dan di kembalikan sekitar 10jt cash ke yayasan (video terlampir, dengan durasi 2,5 jam) dan 5jt terpakai untuk pembelian alat2 kebersihan, apa yg seperti ini yg dibilang korupsi?

Bukankah inisiatif serupa dulu kita pernah adakan di OPAZ (organisasi pelajar Alzaytun), PPUK (pandu pembela ummat dan kemanusiaan), dan juga asrama ketika menjabat sebagai pengurus pelajar, dan dulu saya selaku president pelajar dharma bakti 4 (Fortuned) pernah instruksikan untuk memungut biaya perkamar, dananya kita gunakan untuk banyak kegiatan dan pembelian inventaris organisasi, mulai dari komputer, HT (alat komunikasi radio), projector, handycamp untuk lajnah lughoh, dll, semua kita persiapkan secara mandiri, karena untuk kepentingan dan keberlangsungan perkembangan organisasi kita sendiri, kita belajar mandiri dari organisasi tsb dan semua inventaris terdata berikut dengan dana di rekening OPAZ diberikan buku pertanggungjawaban selama menjabat di teruskan kepada adik kelas, secara transparan dan terbuka.

Jadi apakah inisiatif seperti itu yg dinamakan korupsi, persis seperti apa yang disampaikan kepada perwakilan angkatan 2 yg diundang oleh beliau untuk diberikan penjelasan, saksi bisa ditanyakan kepada Muhammad Ikhsan. So what kind of coruption are happened with teachers?
Dan alumni bukan "being used" by the teachers?No, we are not, we just wanna ask why?any answer of my question you've got out there?Tell me if there is!

Alumni sangat indipenden dalam bertindak, bersikap dan berargumen, alumni tidak terikat dengan guru, yayasan dan lembaga manapun, alumni berdiri sendiri diatas semua golongan, dan sama sekali not being used by teachers, we just care as a Son, as a human being?
Buat Somalia kita nyumbang, buat korban bencana alam di Aceh kita nyumbang, buat sahabat alumni yg tertimpa musibah kita bergerak nyumbang dan semua memberikan apresiasi, lantas kenapa ketika kita bergerak untuk 116 guru justru bukan apresiasi yang didapat, justru sebaliknya, larangan dengan tidak ada alasan yang bisa dicerna, hanya ada nasihat yg sampai, 116 guru itu sudah kena virus, dan virus tidak bs di sembuhkan, ketika ditanya virus apa?Tidak bisa menjelaskan?Jadi hanya asumsi yg diberikan kepada kita, dan kita kembalikan pada penilaian kita masing2, bukan berdasarkan asumsi dan pengalaman selama menjadi anak didik, serta Tabayyun kepada korban masalah.

Dan selaku anak sudah sepantasnya menyambung silaturahmi, bukan melarang alumni dan mencap alumni dengan issue yang sangat tidak berpendidikan dan tidak masuk akal!
Ada yang berkata, sudah jangan ikut campur ini urusan orangtua, kita memang tidak ikut campur, tapi apakah salah jika bertanya dan berkunjung?

Ada juga sebagian orang yang mensyukuri nasib guru skrg ini adalah bentuk dari tidak ketaatan kepada pemimpin?Logika dasarnya, 
1. bagian mana yang disebut tidak taat?
2. jika berpendapat untuk memberikan konstribusi pendidikan yang lebih baik apakah bagian dari penilaian ketidak taatan?
3. jika inisiatif iuran diluar dari prosedur keuangan yayasan disebut sebagai korupsi dan bentuk ketidak taatan pada pimpinan, adakah dana yang di makan oleh sebagian guru dari 116 yg diluar?Saksi pelajar masih banyak disana. Nanti saya share pengakuan salah satu pelajar disana bahwa tidak dibenarkan dan tidak dijumpai adanya korupsi di asrama alfajr?

Jadi dengan kesaksian ini apakah masih belum jelas kenapa alumni bertanya-tanya?
Jd apa alasan diberhentikan nya 116 guru?We can't found the right answer of our question, and im not alone asking this matter, im with the others alumni who cares about this case!!
Jadi dengan masalah ini alumni harus diam saja, jangan bertanya apalagi banyak tanya?Tidak layak di sebut pimpinan, perintah seperti ini datangnya dari Boss!!

Jika pemimpin maka ia akan mendatangi dan memberikan penjelasan yg baik dan bijak, dia berada di tengah semua golongan untuk mempersatukan bukan membiarkan suasana keruh, karena ini adalah tugas pemimpin, pemimpin tidak akan membiarkan rakyatnya terlihat bodoh perang argument sana sini, apalagi sudah bergelar S3 membawa nama institusi besar, almamater yg kita cintai bersama.

Jika bertanya tentang kebenaran yang terjadi saja sudah di cegah dan di cekal, kemudian datang dan dibalut dengan isu yg mencekam, mau ditanyakan kemana jika bukan pada korban, apakah kepada rumput yang bergoyang?Atau menara pemuda perdamaian yg di elu2kan untuk membiaskan masalah ini?

Hey kita manusia yang bebas berpikir lantas kenapa harus dikebiri untuk tidak berpikir bebas?Dengan alasan "ini urusan orangtua, biarkan orangtua yang urus", orangtua yang seperti apa? Berkomunikasipun sulit, berdialog pun sulit?

Bukankah nasihat selalu beliau kumandangkan setiap solat Jum'at dengan membacakan surat asshaf, dan ketika merapatkan barisan agar tampak kuat seperti bangunan yang kokoh bersama guru, justru itu menjadi penilaian yang salah bagi sebagian orang, tidak semuanya.
Silahkan kita cerna dan pikirkan baik2, kenapa alumni bs bereaksi seperti skrg ini, dan mohon catat, Boby dkk senior, seangkatan dan yg lain bukan pribadi yg bisa terima dan diam saja ketika ada kejadian yang ganjil dan belum bs dijelaskan sebab musabab jelasnya dari suatu permasalahan, let's respect each others maybe better than we ask someone to stop asking and thinking!

Salam peace tolerance.
Solo, 31 Maret 2017, hotel de solo boutique.
#saveouralmamater #freedom #freemindsetwithgoodattitude #gurukukembalimengajar #gurukupahlawanku #menolaklupa #alumnialzaytunbersatu #IKBAZ

Sumber : Klik di sini

Undercover 7

Oleh : Djarot Wahyusantoso


Surat dari kawan:

PERTANYAAN DARI ISTRI – ISTRI KORDINATOR JAMAS
Pada sebuah kesempatan kami bertemu dengan istri2 penanggung jawab jamas setingkat kordes di Tangerang , dalam kesempatan tersebut kami sempet di ajukan beberapa pertanyaan tentang kegiatan aliran penggalangan dana JAMAS .

Pertanyaan yang di persoalkan di antaranya ;
1 . mengapa para istri – istri kordinator JAMAS di tingkat atas mulai dari tingkat ‘’ kabupaten kota , propinsi dan seterusnya tidak mengikuti program jamas , sementara di tingkat bawah wajib ?
2 .mengapa pohon jahe nya tidak ada di area ma’had ?
3 . mengapa para suami kami di haruskan piket , padahal sebelumnya tidak ada kegiatan seperti itu ?
4 . dan mengapa juga kita tidak boleh menceritakan tentang kondisi yang yang tejadi di ma’had ?

Pada kenyataannya memang istri - istri kordinator di level kabupaten kota dan propinsi , tidak ikut program jamas , dan kalau ke bawahannya setingkat kordes / kecamatan , ketua kelompok /desa dan jajaran bawah wajib , harus mengikuti program jamas termasuk para istri . Rupanya hal tersebut menjadi pertanyaan , dan para kordinator dilevel atas tidak ada yang bisa memberikan penjelasan .

Mengenai pohon jahe tidak ada di area ma’had , ini persoalan yang menjadi pertanyaan di kalangan umum ,tapi para penanggung jawab sampai hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan hal tersebut katanya , termasuk suami saya . padahal suami saya penanggung jawab selevel kordes . ketika saya tanyakan ke orang propinsi di bantenpun , bahkan orang no satunya tapi tidak ada jawaban yang logis keluhnya .

Mengapa para kordinatior di haruskan piket , padahal di sinipun banyak yang harus di kerjakan , bahkan sekarang kawan – kawan jamaser sudah tidak begitu merespon untuk di jadwallkan piket lagi ke ma’had , dan akhirn
mengapa ada sesuatu yang tidak boleh di ceritakan ke bawah tentang persoalan di sana? berarti ada yang tidak beres, khususnya mengenai management yayasan, dan pertanyaan2 ini mengalir seperti bola salju, sekarang ada kejenuhan dalam mensikapi program jamas yang di gulirkan. Ini penilayan istri kordinator, 

Kemudian ia bercerita: kawan2 semakin banyak yang mengundurkan diri dari jamas karna beban hidup yang semakin tinggi , sementara dari atasan Taunya DUIT DUIT DAN DUIT MELULU ... sepertinya di sana sudah mata duitan ‘’ kata ibu tersebut dengan emosi …..

Dan ia berharap ada yang berani membuka persoalan yang sebetulnya terjadi di ma’had , karna kalau tidak suaminya yang penurut akan jadi korban keserakahan pimpinan yang dzolim itu harapanya ……

Sumber : Klik di sini

Undercover 6

Oleh : Abu Amrullah

ADA YANG SANGAT MENYESAL SETELAH BERTEMU GURU YANG DI DZOLIMI ASPG

Ia termasuk generasi awal yang membangun ma’had , pada saat itu pembangunan masih menggunakan alat yang sangat terbatas . tahun 1996 ia masuk ke ma'had, dengan semangat membangun peradaban agar generasi berikutnya bisa tampil di masyarakat dengan '' aqidah yang kokoh dan berpengetahuan modern ‘’ kenangnya .

hari , bulan dan tahun ia lewati dalam tugasnya mengabdi di ma’had , bahkan ia ceritakan bagaimana mencekamnya pada tahun 2002 , ketika terjadi problem antara garda dan tibmara di ma’had dengan aspg. pada saat itu ia termasuk yang berada di garis depan berhadapan dengan garda dan tibmara yang akan menuntut kepemimpinan aspg , yang di anggap sudah menyalahi kesepakatan para pendiri ma’had menurut kawan – kawan ke amanan . pada saat peristiwa tersebut, kalau bukan kepala ke amanan menyayangi para muadzop ,aspg sudah ‘’ krek ‘’….katanya di gulung tibmara dan garda .

dan yang menjadi tameng hidup kami sebagai karyawan , untung pak YASIR masih punya pertimbangan rasa sayang kepada karyawan , kalau tidak terjadi benturan pisik pada saat itu katanya . 

sejalan dengan waktu iapun mengikuti berbagai macam peristiwa di ma’had tapi pada akhirnya ia berkesimpulan telah terjadi kedzaliman dengan segala cara kepemimpinan yang di lakukan aspg di ma’had , dan akhirnya pada tahun 2007 ia dengan beberapa kawannya keluar dari ma’had , pada saat itu ia sebagai penanngung jawab kantin ,sehingga ia tahu persis permainan kartel logistic di ma’had .

hampir delapan tahun ia trauma dan membawa beban psicologis terhadap berbagai macam tudingan kepada dirinya setelah ia berada di lingkungan umum , dan bahkan ia sempat putus asa terhadap impian yang pernah sama - sama di perjuangkan ketika berada di ma’had .
dan pada satu kesempatan ia dapat kabar kalau di ma’had para mudaris bergerak menyuarakan apa yang sekian tahun ia alami langsung di ma’had , maka ia langsung mencari sumber yang bisa mempertemukan ia dengan para guru tersebut . 

dengan kehendak Allah akhirnya ia bisa silaturahim dengan team guru tersebut . ‘’ dan ia sangat menyesal mengapa bukan dari kemarin – kemarin ‘’ dapat kesempatan silaturahim dengan para guru yang di dzolimi aspg , katanya . 

seakarang saya terasa berada di keluraga besar lagi dan saya akan hubungi semua sahabat – sahabat saya yang ada di luar ma’had dan kalau nanti ada rencana masuk ma’had, hayooo kita sama – sama kita temuin singanu …….katanya .

sudah waktunya kita bongkar kelicikan manusia dzolim itu …..dengan berapi – api ia menyemangati suasana diskusi tersebut dan saya siap jadi tameng hidup lagi , tapi kali ini bukan membela manusia dzolim , tapi untuk perbaikan YPI …. 

sahabat kita ini tinggal di daerah muncul dekat puspitek alhamdulillah pengusiran para guru di ma'had menjadi perekat kami dengan kawan - kawan yang sekian tahun di dzolimi.....

Sumber : Klik di sini

Undercover 5

Oleh : Djarot Wahyusantoso

Teqanya...Perlakuan sewenang2 terhadap ibu2, ini diskusi mereka: 
[ orang lain suruh taat aturannya. dia sendiri gak taat aturan yang ada. buaaanyak sekali aturan berlaku yang dia kanggar. 
[Iya .. Keamanan teriak2 saya suruh prosedural..
kami ini keamanan.. 
Walah pak pak.. 
Anak TK juga tau wong bapak pake seragam sekuriti.. 
Eh dia malah tambah nguamuk
[Dia lg pamer kekuatan, 
Dia yakin kekuatan 115 tdk ada apa2 nya 
[ Anakx sampai dipegangin bu? 😭😭
[ Untung ibu berani bu
[ Iya . marah2 sih.. Saya di tipu di puter puterin di masjid.. Pembohong nih jiem ..!!
[Td anakku jg diusir sm sunarto katanya blm jadwal jam 2 sdh datang...padahal ajuan dr jam 10./.
[ 👍👍👍 bagus bu harus begitu. nanti bilang bapak nyuruh prosedural, bapak sendiri gak naati aturan yang berlaku. ada aturan kpai, pendidikan. 
mana aturannya orang. .jenguk anak dipersulit? gak ada kan
[ Saya kan baca status ibu .. Sama sesama manusia jangan pernah takut . itu Pesen dari bapaknya ibu khan..?
[ Iya betul bu. Mksh dah baca komen sy. Itu pesan bpk sy wkt sy msh SD... Terngiang smpe skrg
[ Kalo kesana lagi .. Saya mau ganti tanya ke dia.. Pak mau yang mana.. Kiri UGD kanan Kuburan.. ..✌🏻✌🏻#wah sprt faisal
Magrib masih di gate..
[ Aaminn ya Allah
[ Skrg ibu msh di gate?
[ Masih.. 😀😀
[ Abis ditontonin banyak orang gara2 si sekuriti ngomong nya kenceng aja...
[ Skrng efeknya di liatin ama bapak bapak jammaser..☺☺
[ Smoga bpk2 jamaser terbuka mata hatix
[Sekurity nanya ngapain ikut videoin bu.. 
Buat laporan ke bapak ? 
Ealah pak cuma ngadepin bapak aja mah nggak usah bawa bawa suami.
[Ywdh yuk kita magriban dl. 
Ibu shalat di gate, ada kok ruanganx tp bau.
hehehe.maaf.
[ Ternyata dia tau sy istrinya p.... Pas sy inget2 iya juga pernah Dulu temen tapi sekarang musuh suh suh
[ Kasih tau saja ke mereka, apa bpk2 jiem pada ga takut kualat mempersulit anak2 ketemu ortunya,anak2 ini ga punya dosa lho .....
[ Sabar, bu....Terima sj semua ini dg hati lapang. Pd saatx nnt mrk akn malu kpd k

Sumber : Klik di sini

Wednesday, April 12, 2017

Undercover 4

Oleh : Djarot Wahyusantoso

Ada karyawan .. 
Bekerja di Mahad bagian ME
Dia semangat...
Ia dipahami banyak anak banyak rejeki .. 
Anak nya 7.. 
Ia percaya .. 
Karena gajinya hanya cukup untuk membayar sekolah dewasanya (Aliyah) di Mahad
Ia tidak pernah memberi uang kpd istrinya.. 
Setiap pulang, ketika ditanya istrinya tentang uang nafkah keluarga, ia diam kemudian kembali lagi ke mahad ... Ia minded sekali kpd pimpinan.. 
Akhirnya anak yg ke 5 dititipkan ke sahabatnya. Untung saja sahabatnya menyekolahkan anaknya. Setelah tahun demi tahun mengabdi akhirnya ia tidak tahan ..
akhirnya ia terpental...
Pergi ke jakarta mencari kehidupan baru .. 
Istrinya bertemu kita, kemudian suaminya yg pergi ke jakarta pun akhirnya bisa bertemu kita ... 
Kini mereka mulai menata hidup lebih baik

Sumber : Klik di sini