Sunday, July 9, 2017

Undercover 79

ALUMNI GONTOR YANG KHIANAT?
Oleh : Muhammad Faishol Rahman



Sebuah renungan dari Ayahanda dan Tuan Guru tercinta KH.Hasan Abdullah Sahal Hafidzuhullah "Bahwa agar bisa sukses memimpin sebuah Lembaga, tidak perlu Anda S2 dan S3 dulu. Punya kenalan ini dan itu dulu. Punya mobil dan rumah yang layak hanya untuk jaminan kepercayaan publik. Tidak perlu!
>Cukup lebarkan dada Anda.
>Besarkan jiwa Anda.
>Tempatkan kepentingan lembaga dan umat ini diatas kepentingan pribadi Anda.
>Leburkan waktu diri dan keluarga Anda untuk umat ini. 
>Luruskan niat. 
>Dan jangan sekali-kali membuat keputusan untuk lembaga/umat dengan terbersit 'menyelamatkan' kepentingan pribadi, di benak Anda!
Beliau berpesan bahwa "Alumni Gontor yang terlena memakmurkan diri dan keluarganya sehingga lupa berjuang untuk umat sebagai Alumni yang khianat".

Gontor adalah tempat masa kelam ASPG ketika menuntut Ilmu lalu di tabokin oleh guru2nya dan salah satu guru yang menampar wajah ASPG adalah salah satu Ulama sepuh yang sampai saat ini beliau alhamdulillah masih dalam keadaan sehat wal'afiat dan saya sering bersilaturahmi untuk berdiskusi sekaligus berdialog mengenai ilmu agama...
Mau tau siapa guru tsb.....
Yuk para Koordinator..
Yuk para Jammaser
Yuk para Simpatisan yang sampai saat ini masih terlena di nina bobokan oleh janji2 manis nan semu dari si Murid Kyai tsb bisa bertabayyun dengan saya...
Wani Ora...????

Sumber : Klik di sini dan di sini

Undercover 78

Oleh : Djarot Wahyusantoso

Informasi dari kawan2 :
Pengengerahan masa jammasser ke ma'had yg hanya bengang bengong tiada kerjaan membuat jammaser semakin stress



Kegiatan piket untuk menakut2 guru, dampaknya cukup melelahkan para kordinator. Terlebih lagi guru2 bukan semakin takut, bahkan semakin berani, semakin banyak pendukungnya hingga k tingkat propinsi/ wilayah.

Koordinator sdh kesulitan membagi jadwal petugas piket untuk menakutin itu, karena nguras tenaga, fikiran dan dana...

Belum lama ini ada pembahasan di kordinator propinsi: mengatakan bahwa gerakan guru sangat besar dampaknya terhadap kekuatan '' para jamaser'' karena di motori oleh guru2 yg berdedikasi tinggi, berasal dari orang - orang yang berasal dari dalam komplek ma'had, yang selama ini menjadi penggerak pendidikan.

Dan hampir setiap hari laporan utama para kordinator tentang perkembangan gerakan para guru ....berefek kepada tuntutan jammaser untuk menambah trs setoran jammasnya.

Ultimatumnya kepada anggota jamaser
"Yg tdk ikut acara dan tdk nambah mk tdk akan terdftr jd umat..."

Instruksi dalam maz (sbgi power show): kepada ......... wajib ikut latihan sepeda & diabsen, memamerkan diri, sehingga terlihat di kalangan wali santri di dalam kompak.

Padahal realitanya kegundahan terbaca dari setiap sikap yg diambil.
Al hasyr 14..

Sumber : Klik di sini

Tuesday, July 4, 2017

Undercover 77

Kopi Ma'had atau Ciledug ? Haha...
Oleh : Djarot Wahyusantoso



Info ini betul apa salah ya?
Kopi??? ... 
Kopi ditanam hampir di seluruh areal Ma'had ... 
Yang sudah berbuah di Masyikhoh ... 
Kalau dipanen tidak akan sampai 10 Kg ... 
Tapi di Toko Al-Zaytun, setiap hari Jum'at dijual berkarung-karung kopi, yang tentu saja sangat laris karena para tamu yang terdiri dari kordinator, wali santri dan jammaser, menyangka bahwa kopi tersebut hasil panen Ma'had ... 
Padahal ... 
Setiap hari Kamis Ma'had belanja kopi butiran se mobil Panther ... 
Esok harinya/Jum'at dan hari lainnya, tentu saja diserbu ... 
Sekali lagi, karena disangka hasil panen dari Ma'had...
Begitu juga dengan Buah Naga ... 
Ma'had memang menanam alakadarnya ... 
Tapi setiap hari Jum'at dan hari-hari lain dijual Buah Naga dengan harga Rp30.000,- per butir ... 
Padahal di luar hanya Rp8.000,- per butir ... 
Tapi ... 
Tentu saja laris, karena disangka hasil panen dari Ma'had...

Menariknya adalah jawaban dari Ustad Fahmi, "Kopi belix di Ciledug Tangerang, tempat langganan ana.... Jd orang tangerang ga usah jauh2 beli kopix...cukup dateng ke belakang masjid Ciledug yg ada di prapatan".
Nah lho......


Sumber : Klik di sini

Undercover 76

Durian Ma'had atau Durian Thailand ? Haha...
Oleh : Syamsul Arifin



Pimpinan ma'had dari dulu "senang mengklaim hasil orang lain sebagai hasil usahanya",. 

Di awal2 kami membantu mengabdi di ma'had, suatu saat pimpinan dtg ke kamar kami di gedung Al-Fajar membawa 2 buah durian besar, kami ber4 ; al-marhum Prof. Rahman Partosentoni, pak Ahmd Dardiri, Sudirman dan saya sendiri. 

Durian itu tampilan dan rasanya sempurna, kami semua memuji. 
Apa kata pimpinan? "ini hasil pertanian kita", kami terkagum.. 
Ketika Sudirman berkomentar; kok ada lebel Thailannya ? 
Jawab pimpinan; "ah.. Itu cuma taktik dagang" .. 

Ternyata bebera tahun setelah itu ma'had baru beli ribuan bibit durian dari Sumatra dg harga per batangnya Rp 75.000,- dan setelah ditanam akhirnya MATI SEMUA .. !!! 

Jadi dimana "durian yg membuat kami ketagihan itu" ??? Haha..




Sumber : Klik di sini

Undercover 75

Pesan khusus untuk Sahabat2 di Jawa Timur.

Semoga sahabat-sahabat Jammaser di Jawa Timur segera sadar terhadap salah urus yang dilakukan Dul Kemit.




Kami tahu dalam benak kawan kawan jammas sudah ditanam satu pemahaman bahwa, ...apabila Dul Kemit bersalah dan curang biar Alloh yg mengazabnya, yg penting kita ikhlas pasti Alloh menerima pengorbanan kita......

Inilah kerjaan kordinator2 penjilat Dul Kemit......
Karena penghidupan mereka bergantung dari setoran2 Jammas.
Selain itu mereka juga pejabat teras LKM dengan gaji belasan hingga puluhan juta per bulan.

Sebenerx dulu mereka jg sering ngeluh atas perlakuan dan keputusan Dul Kemit yg semena2.... namun herannya mengapa mereka diam ?

Mereka para pentolan koordinator berada dalam posisi wilayah abu - abu , selain faktor usia yang sudah kepala lima pada umumnya, juga faktor skill yang sudah mentok utk hidup mandiri melepaskan diri dari zona amplop dan kotak amal.

Sembari harap - harap cemas maka Dul Kemit memainkan perannya utk membuai para koordinator dgn PHP.

Tugas kita yang muda- mudalah membongkar kejumudan dan penindasan kaum yang terdzolimi.

Ayo teman2 Jawa Timur, sadarlah...
Sudah banyak teman2 Anda yang sudah sadar.
Bersatulah dengan Guru2 116.
Insyaflah...

Sumber : Klik di sini

Undercover 74

Jabatan rangkap Dul Kemit :
- Kepala Sekolah MI
- Kepala Sekolah MTs
- Kepala Sekolah MA
- Rektor UAZ
- Rektor IAI.

Saat ambil Ijazah, tiap santri dikenakan biaya 750rb.
Belum termasuk biaya legalisir 10rb/lembar.
Berapa duitkah yang masuk kantong Dul Kemit ?
Fakta membuktikan banyak santri yang tidak mengambil ijazahnya karena biayanya yang mahal.
Padahal seharusnya ijazah harus diberikan kepada santri secara gratis.






Monday, July 3, 2017

Undercover 73

Pengusiran Alumni Angkatan 7 (SWAT)
Oleh : Ikhwan Batubara



Untuk semua almuni zaytun,tunggu cerita dari saya. 
Gimn saya di perlakukaan saat sampai di mahad al zaytun,dan sampai di usir ( di awasin dngan GM yg ada 8 orang)
Pdhal sya cma ingin menetapi janji sya ( pria ini udh berjanji,cowo sejati selalu tepati janji apa lg yg sudah di keluarkan dr mulut sya dan tdk akan menarik kata2 yg sudah di ucapkan ) untuk silahturahim ke semua orang2 yg ada di mahad al zaytun.dan teman alumni sya juga. 
Sya jauh2 gowes sepeda dr jogja-jakarta ( sampai di begaal HP sya) jakarta-bogor-cimanggis-jakarta-indramayu-balik ke jogja lg. 
Tdk sama sekali di hargai perjuangan dan pengorbanan sya.
Pdhal tujuan sya sngat baikkk silahhhturaahimm dan sholat jumatt di pondok pesantren sya. 
Yg begitu bnyak kenangan di masa saat sekolah.
Sya sungguh kecewa dan sakit hati di perlakukan kaya teroris aja. 
Pdhal sya dtang jauh2 dngan sepeda yg dimn pke tenaga,keringat dan lelah.
Segitu nya kau ( Pemimpin panjul) takut dngan ke dtangan alumni zaytun yg peke sepeda. 
Bila Alumni zaytun semua bersatu dan guru2 juga.
Maka kebenarakan akan terungkap semua. 
Dan ingatTTT Panjullll/abu toto.
ALLAH ITU TDK TIDUR.

Jauh2 gowes,rela panas2an,rela kulit sampai gosong,rela wkt yg lama untuk gowes, rela menantang maut di jalur pantura yg begitu bnyak kendaraan yg sngat cepat udh kaya jalan tol sendri. 
Segitu nya kau ( panjul) ,tdk menghargai perjuangan,menepati janji dan pengorbanan saya jauh2 gowes sepeda. 
Sya msh ingat dngan kata2/ucapan panjul seblm sya lulus dr mahad. 
( Alumni adalah duta nya zaytun) 
( Alumni adalah kebanggan zaytun) 
( Alumni akan membawa/mengharumkan nama zaytun) 
Tp skrng udh berubah 100 derajat dngan ucapan kau ( Panjul) 
Jd semua yg kau ucapkan itu cma Cangkeman aja. 
Cma pinter bicara dan penjilat harta uang umat islam.
Tnpa ada memberi bukti nyata.
Kau dan seluruh isi yg di mahad udh pada ketakutan semua, akan dngan kebenaraan yg sebenarnya.
Ingat sya panjul ( Sya alumni zaytun angkatan 7 swat )

Perjalanan gowes sangat jauh.
Mampir untuk silahturahim karena msh lebaran.
Maaf-maafan karena manusia tdk ada yg sempurna.
Tp klo di mahad alzaytun skrng dngan sistem yg sudah di buat olah Panji gumilang/ PANJUL
Silahturahim untuk alumni sudah tdk blh lg untuk masuk.
Bakal kena plat/rapot Merah.
jd inti nya alumni zaytun tdk blh/tdk di izinkan untuk msk ke mahad al zaytun lg.
Ini yg dtang jauh2 dngan gowes sepeda aj tdk di terima dngan baik ,apa lg yg lain.
Ah dasar PANJULLLLLL A*U.

Galeri Foto :








Sumber : Klik di sini, di sini, dan di sini