Tuesday, July 4, 2017

Undercover 76

Durian Ma'had atau Durian Thailand ? Haha...
Oleh : Syamsul Arifin



Pimpinan ma'had dari dulu "senang mengklaim hasil orang lain sebagai hasil usahanya",. 

Di awal2 kami membantu mengabdi di ma'had, suatu saat pimpinan dtg ke kamar kami di gedung Al-Fajar membawa 2 buah durian besar, kami ber4 ; al-marhum Prof. Rahman Partosentoni, pak Ahmd Dardiri, Sudirman dan saya sendiri. 

Durian itu tampilan dan rasanya sempurna, kami semua memuji. 
Apa kata pimpinan? "ini hasil pertanian kita", kami terkagum.. 
Ketika Sudirman berkomentar; kok ada lebel Thailannya ? 
Jawab pimpinan; "ah.. Itu cuma taktik dagang" .. 

Ternyata bebera tahun setelah itu ma'had baru beli ribuan bibit durian dari Sumatra dg harga per batangnya Rp 75.000,- dan setelah ditanam akhirnya MATI SEMUA .. !!! 

Jadi dimana "durian yg membuat kami ketagihan itu" ??? Haha..




Sumber : Klik di sini

Undercover 75

Pesan khusus untuk Sahabat2 di Jawa Timur.

Semoga sahabat-sahabat Jammaser di Jawa Timur segera sadar terhadap salah urus yang dilakukan Dul Kemit.




Kami tahu dalam benak kawan kawan jammas sudah ditanam satu pemahaman bahwa, ...apabila Dul Kemit bersalah dan curang biar Alloh yg mengazabnya, yg penting kita ikhlas pasti Alloh menerima pengorbanan kita......

Inilah kerjaan kordinator2 penjilat Dul Kemit......
Karena penghidupan mereka bergantung dari setoran2 Jammas.
Selain itu mereka juga pejabat teras LKM dengan gaji belasan hingga puluhan juta per bulan.

Sebenerx dulu mereka jg sering ngeluh atas perlakuan dan keputusan Dul Kemit yg semena2.... namun herannya mengapa mereka diam ?

Mereka para pentolan koordinator berada dalam posisi wilayah abu - abu , selain faktor usia yang sudah kepala lima pada umumnya, juga faktor skill yang sudah mentok utk hidup mandiri melepaskan diri dari zona amplop dan kotak amal.

Sembari harap - harap cemas maka Dul Kemit memainkan perannya utk membuai para koordinator dgn PHP.

Tugas kita yang muda- mudalah membongkar kejumudan dan penindasan kaum yang terdzolimi.

Ayo teman2 Jawa Timur, sadarlah...
Sudah banyak teman2 Anda yang sudah sadar.
Bersatulah dengan Guru2 116.
Insyaflah...

Sumber : Klik di sini

Undercover 74

Jabatan rangkap Dul Kemit :
- Kepala Sekolah MI
- Kepala Sekolah MTs
- Kepala Sekolah MA
- Rektor UAZ
- Rektor IAI.

Saat ambil Ijazah, tiap santri dikenakan biaya 750rb.
Belum termasuk biaya legalisir 10rb/lembar.
Berapa duitkah yang masuk kantong Dul Kemit ?
Fakta membuktikan banyak santri yang tidak mengambil ijazahnya karena biayanya yang mahal.
Padahal seharusnya ijazah harus diberikan kepada santri secara gratis.






Monday, July 3, 2017

Undercover 73

Pengusiran Alumni Angkatan 7 (SWAT)
Oleh : Ikhwan Batubara



Untuk semua almuni zaytun,tunggu cerita dari saya. 
Gimn saya di perlakukaan saat sampai di mahad al zaytun,dan sampai di usir ( di awasin dngan GM yg ada 8 orang)
Pdhal sya cma ingin menetapi janji sya ( pria ini udh berjanji,cowo sejati selalu tepati janji apa lg yg sudah di keluarkan dr mulut sya dan tdk akan menarik kata2 yg sudah di ucapkan ) untuk silahturahim ke semua orang2 yg ada di mahad al zaytun.dan teman alumni sya juga. 
Sya jauh2 gowes sepeda dr jogja-jakarta ( sampai di begaal HP sya) jakarta-bogor-cimanggis-jakarta-indramayu-balik ke jogja lg. 
Tdk sama sekali di hargai perjuangan dan pengorbanan sya.
Pdhal tujuan sya sngat baikkk silahhhturaahimm dan sholat jumatt di pondok pesantren sya. 
Yg begitu bnyak kenangan di masa saat sekolah.
Sya sungguh kecewa dan sakit hati di perlakukan kaya teroris aja. 
Pdhal sya dtang jauh2 dngan sepeda yg dimn pke tenaga,keringat dan lelah.
Segitu nya kau ( Pemimpin panjul) takut dngan ke dtangan alumni zaytun yg peke sepeda. 
Bila Alumni zaytun semua bersatu dan guru2 juga.
Maka kebenarakan akan terungkap semua. 
Dan ingatTTT Panjullll/abu toto.
ALLAH ITU TDK TIDUR.

Jauh2 gowes,rela panas2an,rela kulit sampai gosong,rela wkt yg lama untuk gowes, rela menantang maut di jalur pantura yg begitu bnyak kendaraan yg sngat cepat udh kaya jalan tol sendri. 
Segitu nya kau ( panjul) ,tdk menghargai perjuangan,menepati janji dan pengorbanan saya jauh2 gowes sepeda. 
Sya msh ingat dngan kata2/ucapan panjul seblm sya lulus dr mahad. 
( Alumni adalah duta nya zaytun) 
( Alumni adalah kebanggan zaytun) 
( Alumni akan membawa/mengharumkan nama zaytun) 
Tp skrng udh berubah 100 derajat dngan ucapan kau ( Panjul) 
Jd semua yg kau ucapkan itu cma Cangkeman aja. 
Cma pinter bicara dan penjilat harta uang umat islam.
Tnpa ada memberi bukti nyata.
Kau dan seluruh isi yg di mahad udh pada ketakutan semua, akan dngan kebenaraan yg sebenarnya.
Ingat sya panjul ( Sya alumni zaytun angkatan 7 swat )

Perjalanan gowes sangat jauh.
Mampir untuk silahturahim karena msh lebaran.
Maaf-maafan karena manusia tdk ada yg sempurna.
Tp klo di mahad alzaytun skrng dngan sistem yg sudah di buat olah Panji gumilang/ PANJUL
Silahturahim untuk alumni sudah tdk blh lg untuk masuk.
Bakal kena plat/rapot Merah.
jd inti nya alumni zaytun tdk blh/tdk di izinkan untuk msk ke mahad al zaytun lg.
Ini yg dtang jauh2 dngan gowes sepeda aj tdk di terima dngan baik ,apa lg yg lain.
Ah dasar PANJULLLLLL A*U.

Galeri Foto :








Sumber : Klik di sini, di sini, dan di sini


Undercover 72

Informasi dari kordinator yg sdg menyelamatkan korban Program Bodong Jahe.
*Kordinator sudah semakin kehabisan cara utk merekrut peserta piket ke ma'had*
Oleh : Djarot Wahyusantoso



Di kampung hutan Cempaka Putih, Rempoa, ada anggota jamaser berpenyakit TBC dg kondisi sangat lemah utk tugas sbg jammaser, tetap dibujuk, dirayu-rayu oleh kordesnya (Koordinator Desa) utk bisa piket keamanan di Mahad. 

Dgn bahasa madu, beracunnya, dia berkata, "Ma'had itu milik kita dan hari ini ada yang ingin merusaknya. Jd,i kalau bukan kita yang menjaganya, siapa lagi???"

Sungguh bhs yg meyakinkan demi orang mau berangkat tugas piket; aplusan dengan yang sudah kerepotan. Mereka menjadi tumpuan dan suruh-suruhan para kordinatornya.

Setali tiga uang dengan yg di Pamulang. Ada jamaser yg sdh tua dan sakit-sakitan, selalu didatangi, agar berangkat piket. Karena kesal, lalu ia menghindar sambil berkata, "Dasar kordinator buta!! Sudah tahu saya punya penyakit asma, tetap dipaksa juga harus berangkat piket!!!" Dia mengeluh ketika kami silah ke rumahnya.

Tak kalah memprihatinkan... Di Ciseeng, saat seorang jamaser pulang piket, lalu ribut dengan istrinya karena 3 hari meninggalkan tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga. 
Sedangka ia punya hutang kepada bank yang sudah jatuh tempo, tapi belum dibayar. Belum lagi urusan kebutuhan sehari2 yg terlantar.

Kisah ini baru sekelumit kondisi yang terjadi di sahabat2 jamaser. Masih bnyak lg lainnya terkait perintah piket di ma'had.

Imbas adanya piket ke ma'had juga menjadikan berkurangnya setoran jamas ke pusat. Terlebih lagi, piket di sana itu hanya duduk2 manis dan buang2 waktu. 

Sementara dana akomodasi harus ditanggung jamaser masing2. Minimal utk satu orang selama tiga hari pulang pergi Rp300.000. Klo 50 orang, silakan dkalkulasi sendiri....
Bukan biaya yg sedikit.

Sumber : Klik di sini

Undercover 71

HASIL IJTIMA / MEETING
Tanggal 30/06/2017
Team keamanan dengan Abi Tsabit dan Abi Halim..
Oleh : Abdul Imanuddin & Lina Al-Shay Kartika




*GM = Guru Merah
Semua berawal dari ucapan kotor as* e*an di masjid..
Jd siapa yg yg mulai membuat semua ini dan tidak ada niat tabayun?
Siapa menanam masalah dia akan menuai masalah.
Jd siapa yg menghancurkan sesungguhnya?
Lihat dari sejarah ya..
Kalau DK tdk niat menghancurkan pasti silaturahim para guru diterima..
Jadi siapa yg penghianat?
Jelas DK kerjanya memecah umat, menebar kebencian, bukannya dakwah menambah ukhuwah...
..
Simak brifing ketakutannya dengan GM yg dianggap as*,.....ingatlah DK...kami tidak diam!!!!
Dan Allah tidak pernah tidur....CCTV Allah lebih dahsyat....
#hakvsnathil
#musavsfir'aun
-------------------------------------------------------------
Hasil Ijtima /meeting
Tanggal 30/06/2017
Team keamanan dengan Abi Tsabit dan Abi Halim..
1. Perparkiran di Area MAZ, akan diatur sedemikian rupa oleh YPI sementara semua personal keamanan harus tunduk patuh melaksankan Aturan Perparkiran YPI
2. Bagi wali santri , mobil dilarang masuk asrama (berlaku kepada se siapapun)
3. Jika menemukan oknum yang berucap&bersikap tidak wajar ..maka wajib di Rekam pembicaraannya dan di foto...
4. Sepanjang jalan dari Jembatan Jamal di barat hingga jembatan artaja di timur..wajib steril dari Pedagang dan orang yang nongkrong atau ber selfie ria..
5. Mulai senin setiap jam 6pagi seluruh personal keamanan wajib Apel pagi yang langsung dipimpin secara bergilir oleh Abi Halim dan Abi Stabit di area Gate
7. Jika ada info keamanan sekecil apapun harus segera dilaporkan dan di tindak lanjuti..tidak boleh diremehkan atau di simpulkan terlebih dahulu sebelum ada penindakan...
8. Mulai Minggu, Jadwal Latihan Bersepeda Syakh & rombongan pada pagi hari bukan sore hari, dan Tim keamanan wajib mensterilkan rute serta Keamanan intern wajib Menghormat &bersalam dalam posisi siap...
9. Diingatkan kembali bahwa Kita DILARANG KERAS BERDIALOG DENGAN GM...karena sekecil apapun omongan kita akan jadi bahan untuk mereka..
10. Harus ada petugas pengontrol Lalin...
11. *Anak dari GM DILARANG KERAS MASUK DI AREA MAZ..*
Apalagi GM-nya...
12. Komandan Di Area Dalam MAZ adalah Abi Halim & Abi Stabit, sementara Komandan di luar MAZ adalah Abi Fathan Mubinan..
13. CCTV WAJIB DI AKTIFKAN BAIK DI GATE MAUPUN MASYIKHOH..
14. JIKA ADA PERSONAL DARI POLSEK WAJIB DILAYANI DENGAN SEMESTINYA DAN SEWAJARNYA TIDAK BERLEBIHAN...
YANG WAJIB ADA DI KANTOR GATE ADALAH INTERN KEAMANAN DAN APARAT POLSEK DI LUAR ITU TIDAK BOLEH..
15. DI DALEM MASIH ADA JARINGAN GM maka JANGAN DIBERIKAN CELAH SEKECIL APAPUN DARI MEREKA UNTUK MASUK...
MEREKA DI ISTILAHKAN ANJING DALAM AL QUR"AN...
DISEBUT GURU /USTADZ ITU DULU TATKALA MASIH AKTIF MENGAJAR..SEKARANG MEREKA SEMUA ADALAH PENGHIANAT..YANG AKAN MENGHANCURKAN KITA SEMUA...
INGAT ...MEREKA ADALAH PENGHIANAT...
Wassalamu'alaikum wr wbr..
Dari Koordinator

Sumber : Di sini, Di sini, dan Di sini

Saturday, July 1, 2017

Undercover 70

Silaturrahim Alumni Angkatan 7 (SWAT) berakhir Dengan Pengusiran.
Oleh : Djarot Wahyusantoso & Ahmad Fahmi



Alumni Al'-Zaytun Angkatan 7 (SWAT) mengawali perjalanannya dari Jogja menuju Jakarta.
Lalu dilanjutkan menuju Ma’had Al-Zaytun (MAZ).

Berangkat dari posko Haurgeulis sebagai Duta Perdamaian.
Agenda :
1. Sarapan pagi di kantin MAZ . Nikmati kenangan kantin.
2. Keliling2 MAZ .. Mengabadikan kondisi MAZ.
3. Shalat Jum'at .. 
4. Shilaturahim.
5. Melihat kandang kita yg berstandar Eropa ..

Tapi apa lacur...
Sesampainya di Ma’had, baru masuk sebentar sudah langsung diusir.

Mereka bertanya, sekaligus mengajak : 
'Bi .. Kita diusir, dilarang Shalat Jum"at... 
Padahal Ma'had milik umat.. 
Yuk kita kembalikan ke umat, jangan dimiliki & dikuasai keluarga dia. 
Jadi sewenang2.. Bi.. "

Sabar Nak..... 
Bertawakkallah kepada Allah.....

Tetap Ceria Walau tidak boleh Shilaturahim dan Shalat Jum'at di Mahad AL-Zaytun...
Tetap semangat go to Mekkah.

Foto2 terkait :











Sumber : Klik Di Sini, Di Sini, Di Sini, Di Sini, dan Di Sini