Thursday, May 18, 2017

Undercover 30

Oleh : Djarot Wahyusantoso

Tulisan alumni kita.. :
TAIASU BERBUAH ASU EDAN

Taiasu bukan sekedar ungkapan kotor seperti yang dilontarkan sang Asu Edan menjadi kotor dalam ucapan.

Bukan.... Bukan kotornya ucapan lantas diartikan menjadi kotoran asu.
Ada kaitannya tidak antara buah bibir kotor menjadi taiasu?
Oh... Mari kita kaji...

Akibat 'taiasu' berbuah Asu Edan.
Taiasu itu artinya 'berputus asa'

Banyak tindak tanduk akibat putus asa yang diakibatkan oleh:
1. Program sepeda yang diniatkan kampanye namun nyaris tidak ada yang meliput.
2. Program sapi sampai ada kuburan sapi dikebun jati. Tak tanggung tanggung 1108 sapi mati mengenaskan akibat tidak iqro nya dan arogran seorang pimpinan.
3. Sebelumnya juga terdapat program yang serupa. Habis milyaran untuk menanam durian yang org lain saja masih sangsi. Blm terdapat kajian ilmiah.
4. Jahe... Analisa yang melambung Yang diutarakan tanpa perhitungan matang berakhir gatot.
5. Pabrik gula. Saat dimana 7 pabrik gula nasional bahkan yang puluhan tahun pun harus gulung tikar karena kost produksi mahal. Ini menghamburkan biaya membangun Yang tidak ditopang berbagai sektor.
6. Lapangan udara, kolam renang, sekolah UT, Universitas yang memakan 600 generasi muda lebih.

Sederet program yang always gagal mengakibatkan terjadinya efek 'TAIASU' putus asa. Ditambah usia yang mengakibatkan makin arogan dan makin tidak bisa memperbaiki diri. Teguran berkali kali tak membbuat kapok. Ada apa ini?
Kenapa kegagalan menghantui seorang sampai putus asa.
Merubah program semakin mustahil.

Akankah anda makin getol menopang program yang makin menyengsarakan anda? Padahal generasi penerus sesungguhnya adalah 'anak yang jelas dititipkan Allah, yang suatu saat anda akan diminta pertanggungjawaban. Sudah siapkah saat Allah titipkan dalam keadaan suci anda kembalikan dalam keadaan suci? Wallahualam bis sawab'
Semoga kita bukan termasuk taiasu.

No comments:

Post a Comment