Undercover 86
Oleh : Abu Bakar
Sabar/putus asa, beda tipis
Saya pernah jadi dosen di IAI, bahkan pernah menjadi panitia akreditasinya.
Ruang rektor hanya nama saja, ngga pernah ditengok(sangat jarang).
Ruang rektor hanya nama saja, ngga pernah ditengok(sangat jarang).
Mahasiswa...!
Jangan menuntut rektor ya..
Kasihan, rektornya aja lagi berjuang menahan malu(dikira kalau jadi rektor, ngga usah ngurus titel), ternyata syarat rektor S2-nya harus.
Jangan menuntut rektor ya..
Kasihan, rektornya aja lagi berjuang menahan malu(dikira kalau jadi rektor, ngga usah ngurus titel), ternyata syarat rektor S2-nya harus.
Ya kalian harus sabar, nunggu angkatan 3 selesai, insya Allah si rektor juga selesai S2nya (itu kalau tesisnya selesai juga).
Oh iya, spp jalan terus ya..
Kasihan di IAI banyak yang belum lunas, jadi lunasi dulu, "negara" belum mampu untuk memberi beasiswa kepada kalian, karena sedang banyak program, yang tidak pernah usai, kalian tahu kan...
Kasihan di IAI banyak yang belum lunas, jadi lunasi dulu, "negara" belum mampu untuk memberi beasiswa kepada kalian, karena sedang banyak program, yang tidak pernah usai, kalian tahu kan...
Sabar ya..
Serahkan semuanya kepada Allah,
Mahasiswa hanya pasrah, pasrah dengan keadaan.
Serahkan semuanya kepada Allah,
Mahasiswa hanya pasrah, pasrah dengan keadaan.
Bagaimana prof Syamsul Arifin
Sumber : Klik di sini


No comments:
Post a Comment