DUL KEMIT THE SERIES 33
Oleh : Arif Yosodipuro
Gula Sekilo Jadi Seton
Soal kibul-mengibul dan gombal-menggombal, Dul Kemit memang masternya. Dalam upaya menggaet perhatian tamu agar terkesima kepadanya, sang kyai tak segan-segan melakukan kecurangan dan kebohongan publik.
Satu di antaranya adalah gula merah atau gula kelapa. Alih-alih melakukan penelitian dan memproduksi bahan dari curah manggar, Dul Kemit membuat eksperimen gula kelapa. Hasilnya kemudian ditunjukkan kepada para tamu bahwa pesantrennya memproduksi gula bulat tersebut. Untuk menambah keyakinan lawan bicaranya, ia tunjukkan bahwa pesantren memiliki kebun kelapa yang luasanya sekian hektar.
Dengan bermodalkan gula eksperimen yang hanya sekilo itu, ia manfaatkan momen tahunan yang ia gelar, yakni peringatan tahun baru hijriyah. Banyaknya tamu yang hadir menggeliatkan sense of business sang kyai.
Ia beli gula produksi petani dari luar . Tepatnya dari SUKABUMI.
Kemudian gula tersebut didisplay di pintu masuk pesantren ditawarkan atau dijual kepada para tamu yang datang sebagai oleh-oleh. Tak tanggung-tanggung, gula yang dibeli itu jumlahnya cukup fantastis. SATU TON. Iya ,SATU TON.
Tak sekadar itu, ia pun mengeklaim bahwa gula yang dijual itu adalah produksi pesantrenya. "Hebat kan.....? Modal sekilo jadi SATU TON....?" Komen kang Encep sambil bengong.

No comments:
Post a Comment