DUL KEMIT THE SERIES 41
Tour De Jawa Ujung Wetan Ujung Kulon 5
Usai Berkayuh Maut Menjemput
Oleh : Arif Yosodipuro
Perjalanan tour yang jauh dan lama memerlukan kondisi fisik yang prima. Belajar dari pengalaman tour-tour sebelumnya ada yang meninggal karena kelelahan dan fisik yang tidak mumpuni, Dul Kemit menetapkan agar setiap peserta mengikuti MCU, Medical Check Up.
Tunduk dan patuh pada perintah sang penguasa dan pemberi instruksi, para peserta berbondong-bondong mendatangi rumah sakit yang ditunjuk. Satu per satu mereka diperiksa oleh tenaga medis. Usai pemeriksaan, ada peserta yang dengan bangganya memamerkan hasil MCU-nya dalam status medsosnya, facebook. Ada yang meng-upload gambar saat mereka tiba di rumah sakit, ada juga gambar saat mereka mengantre, dan ada juga yang berupa kalimat redaksi.
Dengan hasil check up tersebut, peserta bisa mengukur diri atau setidaknya memahami kondisi kesehatannya. Sekalipun begitu, ada beberapa peserta yang memaksakan diri padahal kondisi kesehatan kurang baik, termasuk ada yang memiliki riwayat penyakit yang memerlukan perawatan intensif. Mereka tetap ikut tour karena kepatuhan dan ketakutannya kepada Dul Kemit, sang penguasa TUNGGAL.
Wal hasil, pemaksaan diri itu berakibat fatal. Entah secara kebetulan atau memang sudah menjadi qadha’ Allah, usai mengikuti Tour De Jawa Ujung Wetan Ujung Kulon, ada beberapa peserta yang kesehatannya semakin menurun, alias drop. Ada yang kadar gulanya semakin tinggi karena berhenti total setelah tour. Ada pula yang asma dan serangan jantungnya kambuh.
Tragisnya dikabarkan ada dua orang peserta yang meregang nyawa, menghadap kepada Allah Yang Maha Kuasa, Sang Pemilik Jagad Raya. Sontak kejadian ini menjadi pukulan kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan. Kesedihan dan rasa duka yang mendalam tak bisa dihindarkan karena harus berpisah dengan orang yang dicintai.
Tak ada yang bisa dilakukan oleh Dul Kemit kepada keluarga almarhum kecuali mengutus perwakilan untuk berta’ziyah sebagai dorongan moral serta memberikan nasihat bahwa almarhum itu mati syahid karena telah bergabung dengan Tour De Jawa Ujung Wetan Ujung Kulon yang bertema CINTA TANAH AIR. YAYASAN KAYA; WARGA SEJAHTERA.
Lagi-lagi kang Ujang tak kuasa menahan ibanya. Iya langsung menyela kang Encep, “Aduh kasihan ya kang…..? Gak ada yang ngurus keluarga yang ditinggalkan.”
“Iya kang, kasihan. USAI BERKAYUH MAUT MENJEMPUT.” Kata kang Ujang sedih.
Sumber : Klik di sini

No comments:
Post a Comment